Pengaruh Orangtua Terhadap Kepribadian Anak

28_0098Apa yang ditanam itulah yang dituai. Ini juga berlaku dalam hubungan orangtua-anak. Anak-anak yang dibesarkan orang tua yang mendukung dan menerima mereka cenderung berkembang menjadi orang dewasa yang sadar diri, mampu merumuskan sasaran jangka panjang. Mereka kerap melakukan kritik-diri yang membangun dan menghargai hubungan mereka dengan orang-orang lain.

Berbeda dengan anak-anak yang terlahir dan dibesarkan oleh orang tua yang gemar mengeritik, kasar atau otoriter. Mereka seringkali menjadi orang dewasa yang sibuk dengan dirinya,egois, dan sifat impulsifnya dapat mendorong mereka pada tindakan kekerasan atau anarkhisme.

Selain cara orang tua membesarkan anak, menurut suatu penelitian, ada sifat-sifat masa kecil yang dapat meramalkan tingkat perkembangan ego dewasa. Para peneliti mendapatkan bahwa anak laki-laki yang tidak agresif, tidak suka berkelahi atau menggertak orang lain, cenderung menjadi orang dewasa yang baik dan sabar. Sedangkan bagi anak perempuan, tingkah laku pro-sosial, seperti mementingkan orang lain dan mau berbagi, sebagai faktor paling penting.

Menurut Psikolog Eric F Dubow dari Bowling Green State University, tekanan sosial sering kali menentukan mengapa beberapa sifat tertentu baik untuk anak laki-laki dan mengapa sifat lain baik untuk anak perempuan. Masyarakat kita mendorong beberapa tingkah laku agresif pada anak laki-laki. Tapi seorang anak laki-laki harus belajar membedakan tingkat agresi yang wajar dan tidak wajar. Sedang anak perempuan diharapkan untuk belajar berkelakuan secara pro-sosial.

2 Komentar

Filed under informasi, pendidikan, psikologi

2 responses to “Pengaruh Orangtua Terhadap Kepribadian Anak

  1. ali

    Tapi kenapa ya orang tua saya itu selalu melarang saya untuk berbuat sesuatu yang sering dilakukan oleh anak laki-laki pada umumnya..
    Seperti halnya bermain di malam hari saat liburan..
    Dan hal-hal lainnya yang membuat seorang anak itu frustasi kepada orang tua nya sampai-sampai dia malas untuk pulang dan kembali ke rumahnya..
    Seorang anak kan mempunya hak untuk bebas juga, selain patuh terhadap orang tua nya..
    Orang tua sering kali terlalu menekan anaknya untuk melakukan sesuatu, padahal itu adalah cara anak mengetahui jati diri dalam dirinya pada saat remaja..

  2. ika

    gak semua yang kita tau, kita rasakan itu baik untuk kehidupan kita.
    positif thinking aja dech. Ortu begitu pasti ada maksud, coba tanyakan.
    pernah terjadi, seorang anak yang membantah orang tuanya dibilang langsung pulang ketika urusan diluar telah selesai, tapi sang anak membantah dan malah bermain bersama temannya. akhirnya ditengah jalan di terserempet orang lain sehingga membuat dia terluka.
    renungkan lah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s